TASIKMALAYA – Menjadi seorang tenaga kesehatan yang profesional tidak hanya menuntut penguasaan teori medis di dalam ruang kelas SMK Bhakti Kencana Ciawi. Lebih dari itu, seorang perawat masa depan harus memiliki ketajaman empati, ketulusan, serta dedikasi tinggi dalam melayani sesama.
Guna mengasah kesiapan tersebut, peserta didik Kelas XII Program Keahlian Asisten Keperawatan melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri (Prakerin) di Panti Jompo Welas Asih Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kegiatan Prakerin ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik dalam menghadapi fase keperawatan gerontik (lanjut usia). Selama berada di Panti Jompo Welas Asih, para peserta didik mendapatkan kesempatan emas untuk berinteraksi langsung dan merawat puluhan lansia.
Mereka menerapkan berbagai kompetensi keperawatan dasar yang telah dipelajari di laboratorium sekolah, mulai dari pemantauan tanda-tanda vital seperti tensi darah, pemenuhan kebutuhan nutrisi, perawatan kebersihan diri harian (personal hygiene), hingga pendampingan aktivitas fisik ringan.
Lebih dari sekadar menjalankan asuhan keperawatan secara fisik, peserta didik juga dituntut untuk menjadi pendengar yang baik. Banyak dari lansia di panti tersebut yang membutuhkan dukungan psikologis dan teman mengobrol.
Melalui pendekatan komunikasi terapeutik yang santun dan penuh kasih sayang, kehadiran peserta didik mampu menghadirkan kehangatan dan senyuman baru bagi para penghuni panti.
Kepala SMK Bhakti Kencana Ciawi menekankan bahwa penempatan peserta didik di panti wreda ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat karakter lulusan. Melalui sentuhan langsung dengan para lansia, peserta didik dilatih untuk memiliki rasa sabar yang luar biasa dan ketulusan hati dalam merawat pasien—dua soft skills utama yang sangat dicari di dunia industri kesehatan profesional.
Kegiatan ini selaras dengan komitmen sekolah dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.
Pihak pengelola Panti Jompo Welas Asih Singaparna pun menyambut baik agenda tahunan ini. Kehadiran para siswa dinilai sangat membantu aktivitas operasional panti sekaligus memberikan terapi psikologis positif bagi para lansia lewat keceriaan dan kepedulian yang dibawa oleh generasi muda tersebut.
Melalui program Prakerin di Panti Jompo Welas Asih ini, SMK Bhakti Kencana Ciawi kembali membuktikan komitmennya dalam menyajikan pendidikan vokasi kesehatan yang utuh.
Pengalaman berharga ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi para peserta didik kelas XII untuk bertransformasi menjadi asisten keperawatan yang kompeten, berdedikasi, dan berakhlak mulia demi kemajuan dunia kesehatan Indonesia di masa depan.
Tinggalkan Komentar