TASIKMALAYA – Karakter peduli lingkungan tidak cukup hanya diajarkan di dalam ruang kelas melalui lembar materi, melainkan harus dibentuk melalui pembiasaan dan aksi nyata.
Komitmen kuat inilah yang terus diwujudkan oleh SMK Bhakti Kencana Ciawi melalui program “BERSEKA” (Beberesih Kelas Jeung Lingkungan Sakola).
Kegiatan gotong royong massal ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari peserta didik, kepala sekolah, guru, hingga staf Tata Usaha (TU).
Program BERSEKA sengaja dikemas dengan mengangkat kearifan lokal Sunda. Nama “Berseka” sendiri mencerminkan kondisi yang bersih, rapi, dan terawat.
Dalam penerapannya di sekolah, kegiatan ini menjadi instrumen penting untuk menginternalisasi nilai Pancawaluya, yaitu sistem pendidikan karakter khas yang diterapkan di SMK Bhakti Kencana Ciawi.
Dua pilar utama Pancawaluya yang disasar melalui aksi ini adalah sifat Bageur (baik budi pekertinya) dan Singer (mahir, tanggap, serta mawas diri) terhadap kondisi sekitar.
Hal yang paling menarik dari pelaksanaan BERSEKA adalah terciptanya sinergi dan kolaborasi tanpa sekat di lingkungan sekolah. Kepala sekolah memimpin langsung di lapangan, memberikan keteladanan nyata yang kemudian diikuti oleh para guru dan staf TU.
Mereka tidak hanya bertindak sebagai pengawas, tetapi juga melebur bersama peserta didik untuk membersihkan seluruh area sekolah.
Setiap warga sekolah berbagi tugas secara merata. Ada kelompok yang fokus membersihkan area dalam kelas seperti menyapu, mengepel, dan menata meja agar suasana belajar lebih kondusif.
Di luar kelas, kelompok lain bergerak membersihkan halaman kelas, mencabuti rumput liar, merawat tanaman hias, hingga mengelola sampah organik halaman untuk dijadikan kompos.
Melalui kerja bakti ini, kebersihan tidak lagi dianggap sebagai beban atau tugas dari petugas kebersihan sekolah saja, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif.
Ketika peserta didik ikut berkeringat merawat fasilitas belajar mereka, secara otomatis akan tumbuh rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat.
Anak-anak yang terbiasa menjaga kebersihan lingkungannya akan memiliki kesadaran lebih tinggi untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Dampak jangka panjang yang diincar dari agenda rutin BERSEKA ini melampaui kebersihan fisik sekolah.
Output utamanya adalah lahirnya lulusan SMK Bhakti Kencana Ciawi yang tidak hanya unggul dan kompeten di bidang keahliannya, tetapi juga memiliki soft skills berupa kepekaan tinggi terhadap kelestarian alam.
Karakter peduli lingkungan inilah yang akan menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta didik saat mereka terjun ke dunia kerja dan bermasyarakat kelak.
Tinggalkan Komentar