Mungkin, sebuah kata tak seberarti itu. Tetapi suatu saat nanti engkau akan tau adanya sebuah rasa yang terbelenggu dibalik kata manis.
Jiwaku seolah goyah, memikirkan banyaknya hal pilu yang dilalui banyak orang di sekitarku. Jahat, tetapi nyatanya tidak bisa di ubah..
Seandainya aku tau. Yang berarti hidup adalah sebuah kebahagiaan sementara, aku akan menikmati perdetik hidupku yang singkat.
Dalam sebuah renungan, aku merasa diri ini banyak kekurangan, banyaknya hal yang harus di tutupi.
Tetapi akhirnya aku sadar, yang kekurangan bukanlah sebuah hal yang mudah untuk di tutupi. Jiwa seolah menolak untuk memperbaiki diri, jika ia diperbaiki maka akan ada luka baru.
Ah.. ya sungguh lelah membayangkan dunia yang semakin hari banyak hak negatif di dalamnya, dan juga bantahan yang memilukan.
Dunia yang dulu penuh ketulusan, berubah menjadi adu fitnah dan rasa iri dengki. Benci rasanya mengakui ini, tapi jika seseorang menjadi sebuah pelita diantara gelap itu sungguh pahlawan yang luar biasa.
Akhir menggantung, bukan berarti ianya harus dilanjutkan. Tetapi harus dipahami maknanya.
“Banyak karat, bukan berarti tidak berbahaya bagi sebuah pisau”
Karya Oleh : Muhammad Fadil Hamizan
Kelas : XI-Farmasi
Tinggalkan Komentar