Pengarang : Faris Khaidar Rahman
Kelas: XII Farmasi
Aku diam termenung di dinginnya malam
Hawanya menusuk tembus sampai ke tulang
Dibawah sinar rembulan
Wajahmu tergambar remang dibalut senyuman bintang
Suara mu sayup-sayup terdengar diantara pepohonan yang bergoyang
Oh… pujaan hati sedang apa engkau disana
Aku harap engkau juga sama sepertiku
Selalu merindukanmu
Malam kali ini sunyinya benar-benar terasa nyata
Hanya terdengar suara jangkrik yang sedang bermesra
Hujan pun turun secara tiba-tiba tanpa mengucap sepatah kata
Mengundang sang imantaka untuk menutupi sang arutala
Dan berakhir dengan gelap gulita
Tinggalkan Komentar