Tasikmalaya — Menjadi tenaga kesehatan profesional tidak cukup hanya dengan memahami teori di ruang kelas. Keterampilan, pengalaman, kedisiplinan, komunikasi, dan kepedulian terhadap pasien harus dibangun melalui pengalaman nyata.
Untuk itulah, SMK Bhakti Kencana Ciawi memberikan kesempatan kepada peserta didik kelas XII Keperawatan untuk mengikuti Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) di dunia kerja, khususnya di rumah sakit dan panti jompo.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran peserta didik untuk mengenal secara langsung lingkungan kerja sekaligus mengasah kompetensi yang telah dipelajari di sekolah.
Di rumah sakit, peserta didik mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan lingkungan pelayanan kesehatan dan belajar menerapkan keterampilan keperawatan sesuai arahan pembimbing serta ketentuan tempat praktik.
Sementara pengalaman di panti jompo memberikan pembelajaran yang tidak kalah penting. Peserta didik belajar memberikan perhatian, berkomunikasi dengan lansia, menunjukkan sikap sabar, serta memahami bahwa pelayanan kesehatan membutuhkan kepedulian dan empati, bukan hanya keterampilan teknis.
Melalui PRAKERIN, peserta didik juga dilatih untuk membangun sikap disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, berkomunikasi dengan baik, dan beradaptasi dengan lingkungan kerja.
Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi peserta didik sebelum benar-benar memasuki dunia kerja setelah lulus.
SMK Bhakti Kencana Ciawi terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik, pengetahuan dengan pengalaman, serta kompetensi dengan kebutuhan dunia kerja.
Harapannya, lulusan Keperawatan SMK BKC tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki karakter dan kesiapan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Karena pengalaman hari ini adalah bekal untuk profesional di masa depan.
Belajar di Sekolah, Berlatih di Dunia Kerja, Siap Menjadi Tenaga Profesional.
SMK BKC — BEDA! Berkarakter dan Siap Kerja.
Tinggalkan Komentar