Di era serba cepat dan digital, kemampuan literasi menjadi kunci utama untuk bertahan dan berkembang.
Menyadari hal itu, SMK Bhakti Kencana Ciawi menghadirkan sebuah gerakan inspiratif yang tidak hanya membiasakan siswa membaca, tetapi juga mendorong mereka menulis hingga mampu menerbitkan buku.
Program ini dilaksanakan rutin setiap hari Rabu sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM), menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi pembelajar sekaligus pencipta karya.
Setiap Rabu pagi, suasana sekolah terasa berbeda. Sebelum pelajaran dimulai, seluruh warga sekolah larut dalam aktivitas literasi.
Buku-buku dibuka, halaman demi halaman dibaca dengan penuh perhatian. Tidak ada kebisingan, yang terdengar hanyalah keheningan yang sarat makna—tanda bahwa pikiran sedang bekerja, imajinasi sedang berkembang.
Namun, gerakan ini tidak berhenti pada membaca. SMK Bhakti Kencana Ciawi melangkah lebih jauh: mengajak peserta didik untuk menulis.
Dari catatan sederhana, refleksi harian, hingga karya berupa cerpen, puisi, dan artikel, siswa dilatih untuk menuangkan gagasan mereka ke dalam tulisan.
Di sinilah keberanian mulai tumbuh—berani berpikir, berani menyampaikan, dan berani berkarya.
Yang membuat program ini semakin “nendang” adalah tahap lanjutannya: menerbitkan buku. Ya, karya-karya terbaik siswa tidak hanya berhenti di buku catatan atau file digital, tetapi benar-benar dihimpun dan diterbitkan menjadi buku nyata.
Ini bukan sekadar pencapaian, tetapi pengalaman berharga yang akan membekas sepanjang hidup mereka. Dari yang awalnya ragu menulis, kini mereka bisa bangga menyebut diri sebagai penulis muda.
Peran guru dan kepala sekolah dalam program ini sangat penting. Mereka bukan hanya fasilitator, tetapi juga motivator yang terus mendorong semangat literasi siswa.
Dengan pendampingan yang konsisten, siswa merasa dihargai dan didukung. Lingkungan sekolah pun berubah menjadi ekosistem literasi yang hidup—tempat di mana ide dihargai, kreativitas dirayakan, dan karya diapresiasi.
Lebih dari sekadar program, Gerakan Literasi Rabu ini adalah investasi masa depan. Siswa tidak hanya dilatih untuk memahami teks, tetapi juga untuk berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, dan membangun kepercayaan diri.
Kemampuan ini sangat penting, tidak hanya dalam dunia pendidikan, tetapi juga dalam kehidupan nyata dan dunia kerja.
Di tengah tantangan rendahnya minat baca di kalangan generasi muda, SMK Bhakti Kencana Ciawi justru tampil sebagai pelopor perubahan.
Mereka membuktikan bahwa dengan komitmen dan konsistensi, budaya literasi bisa ditanamkan dan tumbuh subur.
Karena pada akhirnya, membaca membuka jendela dunia, menulis mengabadikan pemikiran, dan menerbitkan buku adalah jejak nyata bahwa seseorang pernah berpikir dan berkarya.
Dan di SMK Bhakti Kencana Ciawi, setiap hari Rabu adalah bukti bahwa mimpi itu tidak hanya dibaca—tetapi juga ditulis dan diwujudkan.
| Jalan Raya Ciawi KM 20, Sukaresmi, Desa Pakemitankidul, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kode Pos 46156 | |
| TELEPON | (0265) 455111 |
| smk_bkc@yahoo.co.id | |
| +62 822-1925-2185 | |

Tinggalkan Komentar